+62 811-8805-538 (Ais) info@urbanplastic.id

Kolam ukuran 20 x 10 meter itu luasnya 200 meter persegi. Angka itu benar, tapi kalau dipakai untuk memesan geomembran, materialnya akan kurang lebih dari separuh. Kesalahan ini sering terjadi, dan baru ketahuan saat lembaran sudah digelar di lapangan lalu ternyata tidak sampai ke tepi atas. Pemesanan ulang berarti menunggu kiriman, pekerjaan berhenti, dan sambungan jadi bertambah di tempat yang seharusnya tidak perlu.

Cara hitung luas kolam untuk pemasangan geomembran berbeda dari menghitung luas permukaan biasa, karena lembaran tidak cuma menutupi dasar. Dia juga harus naik mengikuti seluruh dinding miring dan masuk ke parit penjangkaran di tepi atas.

Kenapa Luas Dasar Selalu Kurang

Bayangkan selembar kain yang dipakai melapisi kotak. Kalau kotaknya punya dinding, kain itu harus cukup untuk menutupi alasnya sekaligus naik ke semua sisinya. Kolam berlapis geomembran prinsipnya sama, hanya dindingnya miring bukan tegak. Dan karena miring, panjang bidang yang harus ditutupi lebih besar dari kedalaman kolamnya.

Ditambah lagi, lembaran tidak boleh berhenti pas di bibir kolam. Ujungnya harus masuk ke parit penjangkaran di sekeliling tepi atas, lalu ditimbun kembali, supaya lapisannya tidak melorot turun ketika kolam terisi penuh. Jadi ada tiga bagian yang perlu dihitung: dasar, talud, dan cadangan penjangkaran.

Menghitung Panjang Talud

Inilah bagian yang paling sering salah, dan penyebabnya sederhana. Banyak orang memakai kedalaman kolam sebagai panjang talud, padahal talud itu miring sehingga bidangnya lebih panjang.

Hitungannya memakai rumus segitiga siku-siku. Kalau kedalaman kolam adalah h dan kemiringan talud dinyatakan sebagai perbandingan tinggi banding datar:

Untuk kemiringan 1:1, panjang talud sekitar 1,41 kali kedalaman. Untuk kemiringan 1:1,5, panjang talud sekitar 1,80 kali kedalaman. Untuk kemiringan 1:2, panjang talud sekitar 2,24 kali kedalaman.

Jadi kolam sedalam 2 meter dengan talud 1:2 punya bidang miring sepanjang hampir 4,5 meter di setiap sisi, bukan 2 meter. Semakin landai taludnya, semakin banyak material yang dibutuhkan. Ini perlu diperhitungkan sejak tahap desain, karena talud yang terlalu landai menambah biaya material meski memudahkan pemasangan.

Rumus untuk Kolam Persegi Panjang

Pendekatan paling praktis adalah membayangkan lembaran dalam keadaan dibentangkan rata, seolah kolamnya dibuka dan diratakan.

Panjang lembaran = panjang dasar + (2 × panjang talud) + (2 × cadangan penjangkaran)

Lebar lembaran = lebar dasar + (2 × panjang talud) + (2 × cadangan penjangkaran)

Luas kebutuhan = panjang lembaran × lebar lembaran

Cadangan penjangkaran menyesuaikan desain parit, dan umumnya berkisar setengah sampai satu meter di tiap sisi. Periksa gambar kerja proyek untuk angka yang pasti.

Contoh Perhitungan

Mari pakai kolam yang tadi disebut di awal supaya jelas selisihnya.

Ukuran dasar kolam 20 x 10 meter, kedalaman 2 meter, kemiringan talud 1:1, dan cadangan penjangkaran 0,5 meter di tiap sisi.

Langkah 1, hitung panjang talud. Kemiringan 1:1 dengan kedalaman 2 meter, maka panjang talud = 2 × 1,41 = 2,83 meter.

Langkah 2, hitung panjang lembaran. 20 + (2 × 2,83) + (2 × 0,5) = 20 + 5,66 + 1 = 26,66 meter.

Langkah 3, hitung lebar lembaran. 10 + (2 × 2,83) + (2 × 0,5) = 10 + 5,66 + 1 = 16,66 meter.

Langkah 4, hitung luasnya. 26,66 × 16,66 = sekitar 444 meter persegi.

Bandingkan dengan luas dasar tadi yang cuma 200 meter persegi. Selisihnya lebih dari dua kali lipat, dan itu belum termasuk cadangan untuk overlap sambungan serta potongan yang terbuang.

Menambahkan Cadangan

Angka 444 meter persegi tadi masih angka teoretis. Di lapangan selalu ada tambahan yang perlu diperhitungkan.

Overlap sambungan. Lembaran geomembran datang dalam lebar tertentu, jadi kolam yang lebih lebar dari itu membutuhkan sambungan. Setiap sambungan memakan lebar untuk tumpangan, dan jumlahnya tergantung berapa lembar yang dibutuhkan.

Potongan terbuang. Bagian sudut kolam, area di sekitar pipa, dan penyesuaian bentuk selalu menyisakan potongan yang tidak terpakai.

Cadangan perbaikan. Sobekan kecil selama pemasangan itu wajar terjadi, dan menambalnya butuh material.

Secara umum, tambahkan sekitar 5 sampai 10 persen dari angka teoretis. Untuk kolam dengan banyak sudut, pipa tembus, atau bentuk yang tidak beraturan, cadangan ini perlu dibuat lebih besar lagi.

Dengan cadangan 10 persen, contoh tadi jadi sekitar 490 meter persegi.

Kolam Bentuk Lain

Kolam Bundar

Untuk kolam bundar, bayangkan lembaran sebagai lingkaran besar yang nanti dibentuk mengikuti kolam.

Diameter lembaran = diameter dasar + (2 × panjang talud) + (2 × cadangan penjangkaran).

Lalu hitung luas lingkaran dari diameter tersebut. Karena lembaran persegi harus dipotong jadi lingkaran, potongan terbuangnya cukup banyak, jadi cadangannya perlu dibuat lebih besar dibanding kolam persegi.

Kolam Tidak Beraturan

Untuk bentuk yang tidak beraturan, pecah dulu jadi beberapa bagian sederhana berupa persegi panjang dan segitiga, hitung masing-masing, lalu jumlahkan.

Cara ini tidak sepresisi perhitungan untuk bentuk teratur, jadi cadangannya sebaiknya dinaikkan ke sekitar 15 persen. Kalau bentuknya sangat rumit, meminta pemasok atau pemasang menghitung dari gambar kerja biasanya lebih aman.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Memakai luas permukaan air. Ini sedikit lebih baik dibanding memakai luas dasar, tapi tetap kurang karena belum menghitung penjangkaran dan tidak memperhitungkan bahwa bidang miring harus dibentangkan.

Memakai kedalaman sebagai panjang talud. Kesalahan paling umum. Pada kolam dalam dengan talud landai, selisihnya bisa puluhan meter persegi.

Lupa cadangan penjangkaran. Akibatnya lembaran pas sampai bibir kolam tapi tidak ada sisa untuk ditanam di parit, dan lapisan akan tertarik turun begitu terisi air.

Tidak memberi cadangan sama sekali. Angka teoretis hampir tidak pernah cukup di lapangan.

Menghitung dari ukuran rencana, bukan ukuran jadi. Galian di lapangan sering tidak persis sama dengan gambar. Mengukur ulang kolam yang sudah jadi sebelum memesan jauh lebih aman.

Ukur Dulu, Baru Pesan

Cara hitung luas kolam untuk pemasangan geomembran pada dasarnya cuma menjumlahkan tiga bagian: dasar, seluruh bidang talud, dan cadangan penjangkaran di tepi atas. Lalu ditambah cadangan untuk overlap dan potongan.

Yang membuat perhitungan sering meleset bukan rumusnya, melainkan kebiasaan memakai luas dasar atau luas permukaan air sebagai patokan. Padahal pada kolam yang agak dalam, kebutuhan sebenarnya bisa lebih dari dua kali lipat angka itu.

Langkah paling aman tetap sama: selesaikan galian dulu, ukur kolam yang sudah jadi, hitung memakai rumus di atas, tambahkan cadangan, baru pesan materialnya. Kelebihan sedikit jauh lebih murah daripada kekurangan di tengah pemasangan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Geomembrane merk Urban Plastic, silahkan hubungi melalui: Whatsapp/Mobile Phone : +62 811 1721 338 (Ais) atau: Email: info@urbanplastic.id